Harapan dan ketakutan itu adanya pada pikiran. Pikiranmu
menentukan langkahmu, begitu kata seseorang.
Pikiran yang positif menghasilkan goals yang
diinginkan. Ya walaupun ga tepat sesuai dengan apa yang kita inginkan, but setidaknya mendekati apa yang kita inginkan (ngomong apa sih)
Suatu hari, terjadi sesuatu padaku. Ada seseorang yang "kurasa" kurang menghargaiku. Di ambil pusing? Enggak dong tapi diambil hati hahaha dasar aku si perempuan yang tidak sempurna.
Suatu hari, terjadi sesuatu padaku. Ada seseorang yang "kurasa" kurang menghargaiku. Di ambil pusing? Enggak dong tapi diambil hati hahaha dasar aku si perempuan yang tidak sempurna.
Lalu bagaimana aku menanggapi perkataannya biar bisa menghasilkan pikiran yang positif? Tidak kutanggapi perkataanya, hanya diam dan tersenyum. Dan berpikir bahwa yg Dia lakukan itu mungkin caranya untuk memberiku semangat agar aku terus belajar lebih banyak lagi, selalu meng-improve my self, personality terutama knowledge biar aku menjadi wanita yang memiliki value lebih daripada wanita-wanita pada umumnya.
Akhir kata,
Bagiku. Hidup ini ada batasnya dan batasnya itu mati. Mengapa aku
masih kadang mencemaskan dan memikirkan hal-hal yang tidak perlu seperti diatas? Hadapi saja realita
yang ada dan jangan menyerah untuk selalu menjadi wanita yang lebih berkualitas.